Berita cirebon- Seorang petani nira asal Kabupaten Jembrana mengalami kecelakaan serius setelah sepeda motor yang dikendarainya tersangkut kabel jaringan internet yang menjuntai rendah di atas jalan. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban mengalami patah tulang pada kaki kanan dan harus menjalani operasi.
Kronologi Kejadian
Insiden terjadi pada Sabtu, 1 Agustus 2026, sekitar pukul 11.45 WITA di Jalan Denpasar–Gilimanuk, wilayah Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Korban diketahui bernama I Ngurah Putu Oka, warga Desa Manistutu, Kecamatan Melaya. Saat kejadian, ia sedang mengendarai sepeda motor untuk mengantarkan nira kelapa ke sejumlah warung makan di Kota Negara.
Ketika melintas di lokasi kejadian, korban diduga tidak menyadari adanya kabel internet yang menggantung terlalu rendah melintang di badan jalan. Leher korban tersangkut kabel tersebut hingga kehilangan kendali dan terjatuh dari sepeda motornya.
Korban Mengalami Cedera Serius
Akibat benturan keras saat terjatuh, korban mengalami patah kaki kanan dan harus mendapatkan tindakan operasi di rumah sakit. Selain mengalami luka berat, sepeda motor yang digunakan juga mengalami kerusakan pada bagian depan.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa kondisi korban kini masih dalam masa pemulihan. Namun cedera yang dialami diperkirakan akan berdampak pada kemampuan korban untuk kembali bekerja sebagai petani nira.
Keluarga Soroti Tanggung Jawab Provider
Keluarga korban mengaku kecewa terhadap pihak penyedia layanan internet yang diduga memiliki jaringan kabel tersebut. Menurut mereka, komunikasi sempat dilakukan, namun kompensasi yang ditawarkan dinilai tidak sebanding dengan kerugian dan kondisi korban.
Hingga korban selesai menjalani perawatan di rumah sakit, keluarga menyebut belum ada penyelesaian yang dianggap memadai dari pihak terkait.
Penanganan Laporan Dipertanyakan
Selain persoalan tanggung jawab provider, keluarga juga mempertanyakan proses penanganan laporan oleh aparat kepolisian. Mereka mengaku laporan baru kembali diproses saat sedang mengurus dokumen administrasi untuk keperluan BPJS Ketenagakerjaan.
Setelah itu, kepolisian disebut mulai menindaklanjuti kasus dengan mempersiapkan pemanggilan terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab atas pemasangan kabel tersebut.
Kabel Internet Semrawut Dinilai Membahayakan
Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi pemasangan kabel jaringan internet di sejumlah wilayah Jembrana yang dinilai masih semrawut. Kabel yang menggantung rendah atau tidak tertata dengan baik berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
